Senin, 21 Oktober 2013



GEDUNG PENCAKAR LANGIT, KOREA SELATAN.


WowKeren.com - Korea Selatan akan segera memiliki satu lagi landmark yang unik. Kali ini adalah sebuah gedung pencakar langit yang bisa dibuat "menghilang" dari pandangan mata.

Dinamai dengan Infinity Tower, gedung tersebut akan memiliki tinggi 450 meter dengan struktur kaca. Infinity Tower akan menggunakan sistem pancahayaan LED dan kamera berteknologi canggih untuk menghasilkan "pantulan" lingkungan sekitarnya. Alhasil trik itu akan membuat gedung ini tampak "hilang" dari pandangan.

GDS Architects sendiri telah membuat desain unik itu sejak 2004 lalu namun baru mendapat memulai ijin pembangunan pada musim panas tahun ini. Tim arsitek juga sudah menyiapkan ilusi optik dengan pencahayaan bernuansa hijau. Rencananya gedung itu sebagian besar akan digunakan sebagai area hiburan seperti restoran, taman bermain dan bioskop.

Menara futuristik ini akan berlokasi di jantung distrik bisnis Yongsan Internasional di dekat bandara Incheon. Sehingga nantinya Infinity Tower juga menjadi landmark ikonik untuk menyambut pengunjung yang datang dari bandara internasional. "Gedung ini akan mewakili posisi Korsel yang terus meningkat di dunia internasional," tulis pernyataan GDS.

Infinity Tower juga akan menjadi gedung dengan menara pandang paling tinggi kedua di dunia yang bakal bertengger di 392 m. Sedangkan jawaranya masih dipegang Canton Tower di Guangdong, China, dengan ketinggian 488 m. Menurut website Inhabitat, tower ini akan masuk daftar 10 besar gedung paling tinggi sedunia. (wk/mr)

Rabu, 28 Agustus 2013


Jangan Pernah Meremehkan Orang Lain


Pada suatu hari, seorang anak masuk ke dalam rumah makan yang sangat terkenal dan mahal. Dia masuk seorang diri dan memakai pakaian biasa saja, tidak seperti anak-anak lain yang memakai pakaian yang bagus. Anak itu duduk di salah satu kursi lalu mengangkat tangannya untuk memanggil salah satu pelayan.

Seorang pelayan perempuan menghampiri anak kecil itu lalu memberikan buku menu makanan. Pelayan tersebut agak heran mengapa anak kecil itu berani masuk ke dalam rumah makan yang mahal, padahal dari penampilannya, pelayan itu tidak yakin bahwa sang anak kecil mampu membayar makanan yang ada.

“Berapa harga es krim yang diberi saus strawberry dan cokelat?” tanya sang anak kecil.

Sang pelayan menjawab, “Lima puluh ribu,”

Anak kecil itu memasukkan tangan ke dalam saku celana lalu mengambil beberapa receh dan menghitungnya. Lalu dia kembali bertanya, “Kalau es krim yang tidak diberi saus strawberry dan cokelat?”

Si pelayan mengerutkan kening, “Dua puluh ribu,”

Sekali lagi anak kecil itu mengambil receh dari dalam saku celananya lalu menghitung. “Kalau aku pesan separuh es krim tanpa saus strawberry dan cokelat berapa?”

Kesal dengan kelakuan pembeli kecil itu, pelayan menjawab dengan ketus, “Sepuluh ribu!”

Sang anak lalu tersenyum, “Baiklah aku pesan itu saja, terima kasih!”

Pelayan itu mencatat pesanan lalu menyerahkan pada bagian dapur lalu kembali membawa es krim pesanan. Anak itu tampak gembira dan menikmati es krim yang hanya separuh dengan suka cita. Dia melahap es krim sampai habis. Kemudian sang pelayan kembali datang memberikan nota pembayaran.

“Semua sepuluh ribu bukan?” tanya anak itu lalu membayar es krim pesanannya dengan setumpuk uang receh. Wajah sang pelayan tampak masam karena harus menghitung ulang receh-receh itu. Lalu sang anak mengeluarkan selembar uang lima puluh ribu dari saku celana belakangnya, “dan ini tips untuk Anda!” ujar sang anak sambil menyerahkan selembar uang tersebut untuk si pelayan.

Ada kalanya kita tidak melihat apa yang melekat pada tubuh seseorang saja sebagai penilaian. Bukan hal yang bagus untuk meremehkan seseorang karena melihat penilaian dari luar, Anda tidak akan pernah tahu pada beberapa waktu yang akan datang, seseorang yang Anda remehkan bisa jadi merupakan pengantar rejeki yang tak terduga.


RAHASIA UMUR.... :)

Lucu, tapi maknanya dalam sekali. Dulu ketika TUHAN menciptakan SAPI, MONYET, ANJING, dan MANUSIA, TUHAN berkata:

"Hari ini aku ciptakan kau sebagai SAPI. Engkau harus pergi ke padang rumput, bekerja di bawah terik matahari sepanjang hari. Aku tetapkan umurmu sekitar 50 tahun." Si SAPI keberatan, "Kehidupanku akan sangat berat selama 50 tahun, kiranya 20 tahun cukuplah untukku, ku kembalikan kepadamu yang 30 tahun." Maka setujulah TUHAN.

Di hari ke-2, TUHAN menciptakan MONYET. "Hai MONYET, hiburlah manusia, aku berikan kau umur 20 tahun." Si MONYET keberatan, "Menghibur manusia dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah untukku, ku kembalikan 10 tahun kepadamu." Maka setujulah TUHAN.

Di hari ke-3, TUHAN menciptakan ANJING, "Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang yang mendekat kau harus menggonggonginya. Untuk itu ku berikan umurmu 20 tahun." Si ANJING keberatan, "Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun? Cukuplah 10 tahun untukku, ku kembalikan lagi yang 10 tahun kepadamu." Maka setujulah TUHAN.

Di hari ke-4, TUHAN menciptakan MANUSIA, TUHAN berkata kepada MANUSIA: "Tugasmu adalah makan, tidur, dan bersenang-senang. Inilah kehidupan, kau akan menikmatinya dan ku beri engkau umur 25 tahun." si MANUSIA keberatan, katanya: "Menikmati hidup selama 25 tahun? Itu terlalu singkat TUHAN, karena SAPI mengembalikan 30 tahun umurnya, lalu ANJING mengembalikan 10 tahun, dan MONYET mengembalikan 10 tahun, maka berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun, setuju?" Maka setujulah TUHAN.

Akibatnya:

Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai MANUSIA kita makan, tidur, dan bersenang-senang.

Pada 30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor SAPI, kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.

Pada 10 tahun kemudian kita membuat cucu kita tertawa dengan berperan sebagai monyet yang menghibur.

Pada 10 tahun terakhir kita tinggal di rumah. Duduk (di kursi roda) depan pintu dan menggonggong (batuk) di depan orang yang lewat, uhuk... uhuk...

Makannya, gunakanlah umur kita sebaik-baiknya.... :)